Pada dasarnya saya tidak begitu mengenal beliau. Saya hanya tau beliau dari tik tok dan youtube. Suatu malam dalam mimpi saya, saya melihat beliau dari jauh. Sekitar 50 meteran dari pandangan saya, memakai pakaian yang biasa dia kenakan lengkap dengan jubah. Pada saat itu seingat saya beliau mengenakan pakaian serba warna coklat.
Dalam mimpi itu saya melihat beliau sedang sibuk masuk rumah penduduk. Beliau masuk tiap pintu rumah penduduk. Di mimpi itu beliau tidak mengetahui keberadaan saya, saya hanya melihatnya dari jauh.
Setelah saya memimpikan beliau, rasa penasaran saya pun semakin tinggi kepada beliau. Tadinya hanya selingan saja kadang ceramah beliau lewat page tiktok saya. Namun sekarang satu persatu saya cermati isi ceramah beliau.
Pada suatu malam setelah saya menonton ceramah beliau, menjelang tidur, sebelum tidur saya berdoa Ya Allah saya ingin bertemu dengan Abah Aos di dalam mimpi lagi. Saya penasaran dengan mimpi saya yang katanya kalau kita bermimpi dengan seorang ulama, bahwa itu benar mereka. Makanya saya dalam hati berkata Ya Allah klo memang benar di dalam mimpi saya yang lalu benar bahwa ulama itu hadir di dalam mimpi kita.
Alangkah terkejutnya setelah saya terbangun dari tidur dipagi harinya saya bermimpi dengan beliau bahkan beliau beserta istri dan rombongannya datang ke rumah saya.
Dalam mimpi itu saya sedang di sebuah kamar di rumah. Tapi keadaan rumah saya itu tidak seperti nyatany, berbeda dengan keadaan rumah saya aslinya. Beliau datang di depan rumah dan saya pun langsung salaman dengan beliau dan istri dan rombongannya satu persatu saya salaman.
Lalu saya menghantarkan mereka ke kamar itu. Kamarnya sempit sekitar tiga kali tiga meter saja tapi semuanya cukup dan muat. Abah Aos dari pertama datang berseri seri dan istrinya pun juga. Saya lupa beliau mengenakan pakaian warna apa, kalau gak salah hijau, namun seperti biasanya beliau mengenakan pakaian. Istrinya beliau mengenakan pakaian serba hitam. Jelas sekali wajah beliau dan selalu berseri seri.
lalu ceritanya saya mau ambil air ke dapur dan seketika saya membuka kamar yang satunya lagi, di dalam kamar saya temui saudara saudara saya yaitu Irfan (kaka pertama), Imat (kaka kedua, almarhum) dan Anton (kaka ketiga). Saya berkata kepada mereka mengapa kalian mengurung diri, mengapa kalian hanya di dalam kamar sedangkan ada tamu di rumah kita. Lalu saya menyuruh mereka untuk bersalaman dengan tamu rumah.
Dan saya pun terbangun
Terima kasih (Mimpi 1 April 2022)