Nagarakretabhumi 1.5 HAL 53 – 54
Oleh : Ayat Rohaedi
Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi) Direktorat Jendral Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Bandung 1986
Diriwayatkan, bahwa dalam rangka penerapan hukum islam, para guru agama ada yang menganut mazhab Sapi’i, Hanapi, Hambali dan Maliki.
Sultan Demak dan para pembesar serta kepala wilayah dan banyak anggota kepala bersenjata menganut mazhab Hanapi. Adapun Sunan Jati adalah penganut Sapi’i. Begitu juga para putra, menantu, dan keturunannya serta para pembesar dan kepala wilayah yang ada di bawah pengaruh dan kekuasaan Sunan Jati di wilayah Jawa Barat dan di tempat-tempat lainnya lagi. (NKB 1.3. 51-52).
Adapun penganut mazhab Syiah yang disebarkan oleh Syeh Lemah Abang, kebanyakan murid-muridnya berada di Jawa Timur, antara lain Kiyageng Kebo Kenongo, Bupati Pengging, Pangeran Panggung, Sunan Geseng, Ki Lonthan, Ki Datuk Pardun, Ki Jaka Tingkir ialah Sultan Pajang, Kiyageng Butuh, Ki Mas Manca, Ki Gedheng Lemah Putih, Pangerang Jagasatru, Ki Gedheng Tedeng, Ki Anggaraksa, Ki Buyut Kalijaga, Ki Gedheng Sampiran, Ki Gedheng Trusmi, Ki Gedheng Carbon Girang, Pangeran Ccucimanah, Pangeran Carbon, Kibuyut Weru, Ki Buyut Kamlaka, Ki Buyut Truwag, Ki Buyut Tugmudal, Dipati Cangkwang, Pangeran Panjunan, Syeh Duyuskani ialah Pangeran Kajaksan, Pangeran Kejawanan, Dipati Suranenggala, Pangeran Mungsi, Ki Gedheng Ujunggebang, Ki Gedheng Panguragan, Ki Gedheng Ender, Ki Buyut Bojong, Ki Buyut Kedokan,, dan banyak lagi yang lainnya.
Mengenal penganut Hanapi, secara terperinci, disebutkan, yaitu Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sultan Demak Raden Patah, Pangeran Sabrang Lor, Syeh Kuro, Syeh Majagung, Raden Sepat (Arsitek masjid Demak dan Cirebon), Sunan Kudus, Arya Penangsang, Syeh Benthong.
Sunan Kalijaga tadinya penganut Hanapi, namun setelah Syeh Lemah Abang meninggal, ia menjadi penganut Syiah. Juga Pangeran Trenggono, Kiyageng Sela atau Ki Jurumartani, dan Sutawijaya akhirnya menganut Mazhab Syiah.
Dengan demikian, ada tiga mazhab yang banyak penganutnya, yaitu mazhab Hanapi, Syafi’i, dan Syiah. Mazhab Syafei di Cirebon dan Jawa Barat lainnya, sedangkan mazhab Syiah banyak penganutnya di pedalaman Demak dan Jawa Timur, juga di pedalaman Cirebon dan Jawa Barat umumnya. Mazhab Maliki dan Hambali tidak banyak penganutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar